TAK TERBAYANGKAN (SEANDAINYA)


Seandainya dunia tanpa pemulung,
Betapa sampah kan menggunung.
Perut bumi segera terpuruk,
Kekurangan biji besi dan aluminium.

Seandainya dunia tanpa petani,
Siapakah peduli adakan padi?
Bentangan sawah akan mati,
Hanya ditumbuhi rumput teki.

Seandainya dunia tanpa penyanyi,
Suasana sunyi tanpa hiburan.
Gitar dan piano ogah dimainkan,
Yang ada sekedar jadi pajangan.

Seandainya dunia tanpa pemimpin,
Kericuhan tak akan pernah reda.
Rakyat jelata semakin melata,
Entah pada siapa ia berbagi duka.

Seandainya puisi ini dibersambungkan,
Seminggu saja tak kan usai,
Sebulan pun masih belum tentu,
Sungguh! tak terbayangkan!

Published in: on 04/01/2010 at 08:04  Comments (1)  
Tags: ,

The URI to TrackBack this entry is: https://dhanimadani.wordpress.com/2010/01/04/tak-terbayangkan-seandainya/trackback/

RSS feed for comments on this post.

One CommentTinggalkan komentar

  1. Anda suka puisi ini?
    Silakan tulis dukungan.
    Atau kunjungi
    http://kalimadu.blogspot.com
    Anda tidak suka puisi ini?
    Silakan tulis saran.
    Salam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: