KAWAL 2010 DENGAN BASMALAH


Memulai perjalanan hidup di tahun baru memang tidak sesakral dengan memulai hidup sebagai pengantin baru yang harus melalui ijab-qobul dan tidak segalau dengan memulai pekerjaan baru yang harus melalui tes atau interview.

Kedua perumpamaan itu begitu menyenangkan tapi masih disertai pertanyaan yang kadang mencengangkan. Hanya orang-orang tertentu saja yang terbiasa menyambut tahun baru dengan berbagai persiapan dan perencanaan demi meraih semua harapan atau menjawab prediksi tantangan selama setahun ke depan, padahal ini sangat penting adanya.

Dengan perencanaan yang baik, jalan menuju pencapaian harapan akan terbuka lebar dan ruang keberhasilan akan tampak terang benderang.

Bagi kita umat Islam, alangkah baiknya kalau mengawali dan mengkawal semua rencana tersebut dengan ucapan “Bismillaahir- rohmaanirrohiim” dalam rangka menyambut tahun baru ini.

Kiranya pernyataan-pernyataan berikut ini dapat memacu kita agar lebih termotivasi lagi untuk memulai setiap kebaikan dengan basmalah.

Sabda Nabi SAW., “KULLU AMRIN DZII BAALIN LAA YUBDAU FIIHI BI BISMILLAAHIR- ROHMAANIR- ROHIIM FAHUWA ABTARU AW AQTHO`U AW AJZAMU [naaqishun wa qoliilul barokah].

Maksudnya, setiap sesuatu yang mempunyai nilai baik namun tidak dimulai dengan basmalah maka akan tertolak, terputus, [kurang dan sedikit keberkahannya].

Ibnu Mas`ud ra. menyatakan bahwa siapa yang ingin diselamatkan oleh Allah dari neraka Zabaniyah yang ada 19 penjaga, maka bacalah basmalah. Dan Allah akan menjadikan setiap 1 huruf darinya [basmalah] 1 benteng/penjagaan.

Imam Ali ra. juga memaparkan bahwa siapa yang mengangkat [memungut] kitab/buku dari tanah yang mana di dalamnya ada [tulisan] basmalah, maka Allah akan mengangkat [mencatat] namanya di surga `Illiyin serta dihapus dosa dirinya dan ke dua orang tuanya dengan berkahnya.

Imam Asy-Syamsu Ar-Romli pun menyatakan bahwa hukum asal membaca basmalah adalah sunnah sebagaimana sabda nabi di atas. Tapi ada kalanya basmalah menjadi haram jika dibaca ketika hendak melakukan hal yang diharamkan oleh syari`at spt. mencuri, makruh jika dibaca ketika hendak melakukan hal yang dimakruhkan spt. makan yang berbau menyengat, dan jaiz/boleh jika dibaca ketika hendak melakukan hal yang dibolehkan namun tidak dimuliakan oleh syari`at spt. memindah barang ke tempat lain.

ALAAHU A`LAMU BISH- SHOWAAB.
Sumber: I`anatuth- Tholibin Juz 1 halaman 3&4.

Published in: on 02/01/2010 at 12:47  Comments (1)  
Tags: , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://dhanimadani.wordpress.com/2010/01/02/kawal-2010-dengan-basmalah/trackback/

RSS feed for comments on this post.

One CommentTinggalkan komentar

  1. Anda suka tulisan ini?
    Silakan beri dukungan.
    Anda tidak suka tulisan ini?
    Silakan beri saran.
    Salam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: